Jakarta, asatupro.com - Memasuki pertengahan bulan Oktober 2024 ini, nampaknya harga minyak sawit mentah atau minyak sawit mentah (CPO) di pasaran domestik kita harus menghadapi jalan terjal dan tertatih-tatih.
Setidaknya hal di atas, seperti kabar yang dimiliki asatupro.com , tercermin pada hasil tender yang diselenggarakan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) periode Selasa (15/10/2024).
Bayangkan, saking terjalnya jalan yang harus menghadap, akhirnya proses tender tersebut menunjukkan kalau harga CPO anjlok sebesar Rp 158 per kilogram (Kg) dan terlempar dari zona Rp 14.000-qn per Kg.
Penurunan harga sebesar Rp 158 itu terlihat di Pelabuhan Dumai di Provinsi Riau dan stok CPO milik anak Holding PTPN yang berada di Kwala Sawit, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Harga CPO yang terlempar dari zona Rp 14.000-an adalah di Pelabuhan Dumai. Sementara itu Pelabuhan Belawan di Kota Medan muncul pertama kali setelah sekitar seminggu tidak terlihat dalam tender PT KPBN .
Harga CPO yang tercipta pada proses tender kali ini untuk Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Dumai bernilai sama, yakni berada di kisaran Rp 13.970-an per Kg.
Sementara untuk Pelabuhan Talang Duku di Provinsi Jambi, harga CPO turun sebanyak Rp 178 dan semakin terlempar jauh dari level harga Rp 14.000 atau berada di kisaran Rp 13.770-an per Kg
Kemungkinan besar kabar tak elok ini akan berdampak buruk bagi harga pembelian tandan buah segar (TBS) di tingkat petani kelapa sawit.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Sumber
: <a href="Liputan" target="_blank"></a>