Jakarta, asatupro.com - Hanya sehari saja terlempar dari level Rp 14.000-an harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) hasil tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) periode Selasa (15/10/2024).
Pada tender PT KPBN periode Rabu (16/10/2024) ini, harga CPO kembali ke level Rp 14.000-an per kilogram (Kg). Namun harus menempuh jalan yang berliku untuk kembali ke level mewah tersebut
Dari kabar yang diperoleh asatupro.com terungkap bahwa sesungguhnya tender kali ini berakhir dengan withdraw (WD) pada harga di atas Rp 14.100 per Kg, dan harga penawaran tertinggi yang muncul punya selisih lebih dari Rp 100 per Kg.
Selain itu, jalan berliku lainnya adalah banyaknya pelabuhan yang tidak terlihat pada tender kali ini, seperti Pelabuhan Belawan di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Selanjutnya yang tidak terlihat adalah Pelabuhan Teluk Bayur di kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Pelabuan Talang Duku di Provinsi Jambi, serta lainnya.
Di saat yang sama, tender untuk harga CPO yang bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Sertifikasi Karbon dan Keberlanjutan Internasional atau International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) pun berakhir dengan WD.
Hal yang sama terjadi pada tender harga minyak inti sawit mentah atau crude palm kernel oil (CPKO), berakhir dengan harga penawaran tertinggi yang muncul di kisaran Rp 16.000-an per Kg, atau berselisih lebih Rp 5.000 per Kg.
Situasi ini diharapkan tetap membuat harga pembelian tandan buah segar (TBS) stabil atau naik. Sebab, meski WD, tetapi harga CPO tetap di atas Rp 14.000-an per Kg.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Sumber
: <a href="Liputan" target="_blank"></a>