Jakarta,asatupro.com-Ketua Umum Partai GolkarBahlil Lahadalia menegaskan bahwa target utama politik partainya adalah memaksimalkan perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, bukan semata-mata mengincar posisi presiden maupun wakil presiden.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil dalam acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar yang berlangsung di Jakarta pada Selasa malam, 20 Oktober 2026.
Bahlil menjelaskan bahwa Partai Golkar didirikan atas dasar politik kesejahteraan untuk mengabdi kepada masyarakat, bukan hanya sebagai kendaraan politik bagi ketua umumnya demi meraih kursi Istana Negara.
"Apa tujuannya Partai Golkar? Ya naikkan kursi. Itu doktrinnya," ujar Bahlil kepada wartawan di Jakarta.
Menurut Bahlil, perolehan kursi yang besar di parlemen merupakan instrumen politik yang efektif untuk mengawal berbagai kebijakan publik yang berpihak pada rakyat, seperti keadilan sosial, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Menteri ESDM itu mengingatkan kembali fakta sejarah bahwa sejak era Reformasi, keberadaan Golkar difokuskan untuk menjadi penyeimbang yang kuat di parlemen dan instrumen pembangunan.
Ia menginstruksikan seluruh kader dan pengurus partai di daerah untuk bekerja keras menambah perolehan kursi DPR pada Pemilu 2029 mendatang.
Pada Pemilu Legislatif sebelumnya, Partai Golkar berhasil mengamankan 102 kursi di DPR RI, yang menempatkan partai bergambar pohon beringin ini sebagai salah satu kekuatan politik terbesar di parlemen.